Alasan kenapa pakai Pelat THAILAND!

Alasan Kenapa Banyak Motor Pakai Pelat Nomor Thailand

Ada-ada saja kelakukan pengendara motor di negara indonesia kita ini. Mulai dari yang menyebalkan sampai menggelitik, semua ditemukan secara mudah di jalan raya. Hal semacam itu tentu saja dapat menambah pekerjaan polisi lalu lintas. Keren sih, biar gak pada ‘gabut’ alias Cuma makan gaji buta.

Tapi kan ya kalau banyak yang asal-asalan justru menandakan kalau masyarakat indonesa kurang paham dan bijak dalam berkendara.

Seperti  baru-baru ini, Tercyduk!! Seorang pelajar memakai seragam pramuka terlihat mengendarai motor. Ada satu yang menaril, dalam video terserbut. Pelat nomor belakang motornya bukan pelat yang biasa kita lihat. Melainkan pelat warna merah dengan tulisan thailand!, dilansir dari radar banyumas. Kasat Lantas AKP Sansu Wirman mengatakan, sesaat setelah melihat video viral itu, pihaknya menelusuri siapa gerangan pemilik motor itu. Setelah diselidiki ternyata kendaraan tersebut milik seorang pelajar SMK Purwokerto.

Alasan mereka pakai pelat Thailand ternyata Cuma buat gaya-gayaan!

Ditanya apa alasannya, mereka kompak berdalih kalau itu Cuma buat variasi. Tapi kalau sampai mencopot identitas kendaraan asli itu namanya pelanggaran! Pemakaian pelat Thailand ini nggak lin Cuma mendukung penampilan motor mereka yang meniru ala Thailand. Ini terlampau kreatif atau malah ndeso ya hhahahahahaha ?

Fenomena ‘Thailook’ sudah lama cukup populer di kalangan anak motor yang suka modifikasi

Modifikasi memamng banyak diminati pengendara motor di indonesia, mulai dari anak muda sampai Dewasa. Dengan modifikasi, mereka bisa menciptakan sendiri kendaraan sesuai harapan mereka, saking banyaknya hobi utak-atik, kegiatanj modifikasi sampai sering dikompetisikan lhooooo.

Modifikasi memang jadi hal pemilik kendaraan. Tapi yang perlu diperhatikan, ada sejumlah aturan yang tetap harus dipatuhi. Salah satunya adalah pemakaian TNKB( tanda nomor kendaraan bermotor), seperti yang sudah di atur dalam pasal 68 UU No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Intinya ada standar yang ditetapkan untuk pemakaian pelat kendarraan. Kalau nyeleneh, ya ditilang ehe.+

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat